Bagaimana cara menulis puisi dengan metafora yang panjang

Setelah Anda memilih metafora, bertukar pikiran tanpa sensor selama 10 menit.

Pertama Anda harus tahu perbedaan antara perumpamaan dan metafora. "Dia makan seperti burung" dan "lucu seperti tombol" adalah perumpamaan karena mereka membandingkan menggunakan kata "seperti" dan "suka". Metafora adalah perbandingan tanpa menggunakan "suka" atau "tan", dan konsep untuk dibandingkan sering tidak sama. "Bos saya adalah binatang buas" adalah contoh metafora. Sebuah metafora diperpanjang memanjang metafora yang disebutkan di baris pertama sepanjang seluruh puisi atau paragraf prosa. Jika Anda menulis puisi pertama Anda dengan metafora panjang, mulailah dengan membuat puisi dalam sajak bebas. Kemudian Anda dapat pindah ke gaya terstruktur, seperti kuartet rhyming atau rondel.

Bacalah beberapa contoh puisi dengan metafora panjang dan lihat bagaimana setiap baris berturut-turut menggambarkan perbandingan yang muncul di baris pertama puisi. Situs web Miss Sprecher (lihat Sumberdaya) memiliki contoh-contoh puisi dengan metafora yang panjang.

Gambarlah meja dengan empat kolom pada selembar kertas dengan judul berikut: orang, hewan, kata benda abstrak, dan benda-benda konkrit.

Tulis setidaknya lima kata di setiap kolom. Misalnya, dalam "orang" Anda dapat menulis "Samantha", "bandit", "bintang film", "orang asing" atau "ibu". Dalam "binatang" Anda bisa menulis "kucing", "binatang buas", "unicorn" atau "hyena". Dalam "kata benda abstrak" Anda dapat menulis "kehidupan", "cinta", "cemburu", "kecantikan", "keterampilan" atau "memori". Dalam "benda konkrit" Anda dapat menulis "badai", "lemari", "tanda", "permata" atau "pabrik".

Pilih dua kata dari tabel yang menginspirasi Anda dengan cara yang kreatif untuk membandingkannya sehingga Anda dapat membentuk metafora dengan mereka. Anda dapat memilih dua kata dari judul yang sama atau memilih mereka dari dua untuk membuat perbandingan antara dua konsep yang lebih berbeda.

Tulis kalimat pertama untuk membentuk metafora. Misalnya, jika Anda memilih "kehidupan" dan "lemari", Anda dapat menulis frasa metafora seperti "Hidup saya adalah sebuah lemari."

Brainstorming, menulis di selembar kertas frasa yang terkait dengan pernyataan metafora Anda. Biarkan diri Anda menulis dengan bebas selama 5 atau 10 menit tanpa penyensoran apa pun. Anda dapat menulis kata, frasa, atau kalimat apa pun. Beberapa frasa untuk "Hidupku adalah lemari" bisa jadi "banyak file", "dari lahir hingga saat ini", "kenangan bertahun-tahun", "pertama berjalan" atau "hari ketika aku belajar berenang".

Mulailah menulis puisi ayat bebas di mana baris pertama adalah frase metafora Anda dan setiap baris tambahan menggabungkan kata-kata, frasa, atau kalimat favorit Anda dari sesi brainstorming. Puisi ayat bebas tidak harus berima, dan garis-garisnya tidak boleh memiliki panjang yang sama.

Hindari menulis dengan struktur paragraf. Mulai baris baru setiap kali Anda berpikir harus ada jeda, seolah-olah seseorang sedang membaca puisi Anda dengan keras. Ini berarti Anda tidak perlu memasukkan poin di akhir setiap baris.

Bacalah puisi yang sudah selesai Anda dan edit strukturnya sehingga mengalir secara alami dari satu baris ke baris lainnya.

Dewan

Setelah Anda merasa nyaman menulis puisi dengan metafora panjang dalam syair bebas, cobalah gaya yang lebih terstruktur. Di situs Puisi Bayangan Anda dapat menemukan gaya lain yang dideskripsikan. Anda juga dapat membuat metafora tambahan dengan menggunakan kata kerja atau kata sifat untuk perbandingan, seperti "wajahnya dinyalakan" atau "pensil karnivora".